PELATIHAN PERENCANAAN KEUANGAN : INVESTASI UNTUK PASANGAN MUDA

Yohanes Andri Putranto1), Anastasia Sri Mendari2), Suramaya Suci Kewal3), Heriyanto4), AgustinusWidyartono5) 1 Fakultas Bisnis dan Akuntansi, Universitas Katolik Musi Charitas email: andri@ukmc.ac.id 2 Fakultas Bisnis dan Akuntansi, Universitas Katolik Musi Charitas email: anastasia@ukmc.ac.id 3 Fakultas Bisnis dan Akuntansi, Universitas Katolik Musi Charitas email: suramaya@ukmc.ac.id 4 Fakultas Bisnis dan Akuntansi, Universitas Katolik Musi Charitas email: heriyanto@ukmc.ac.id 5 Fakultas Bisnis dan Akuntansi, Universitas Katolik Musi Charitas email: widyartono@ukmc.ac.id

Penulis

  • Yohanes Andri Putranto

DOI:

https://doi.org/10.37832/asawika.v6i01.46

Kata Kunci:

Kata Kunci (keywords): investment, family, financial planning, young couple.

Abstrak

Abstrak
Pemberian materi mengenai pelatihan perencanaan keuangan untuk pasangan muda menjadi penting mengingat
salah satu masalah didalam keluarga adalah masalah keuangan. Mitra pengabdian ini Komisi Keluarga Dekanat 1
Keuskupan Agung Palembang mempercayakan pemberian materi ini pada tim dosen Fakultas Bisnis dan Akuntansi
Universitas Katolik Musi Charitas Palembang. Pelatihan ini diikuti 53 peserta dari berbagai paroki, namun yang
mengisi kuesioner yang dibagikan tim sebanyak 45, adapun distribusi peserta berdasarkan gender adalah 24
orang pria (53%) dan 21 wanita (47%). Sebelum pelaksanaan pelatihan , tim meminta peserta untuk mengisi
kuesioner sebelum dan setelah pelatihan, yang bertujuan sebagai masukan bagi tim untuk mengetahui efektifitas
pemberian materi. Peserta diminta untuk mengisi kuesioner sebelum dan setelah melakukan pelatihan. Kuesioner
terdiri dari 10 pertanyaan yang digunakan untuk mengukur pengetahuan mengenai ada peningkatan sebelum dan
sesudah pelatihan. Presentase peningkatan jawaban yang cukup tinggi adalah pertanyaan tentang alokasi dana
pendidikan dan minimal dana darurat yang dimiliki.

Abstract
Providing material on financial planning training for young couples is important considering that one of the
problems in the family is finance. This service partner, namely the Family Commission of Deanship 1 of the
Archdiocese of Palembang, entrusted this material to a team of lecturers of the Faculty of Business and Accounting,
Musi Charitas Catholic University Palembang. This training was attended by 53 participants from various
parishes, but 45 of the questionnaires were distributed by the team, while the distribution of participants based on
gender was 24 men (53%) and 21 women (47%). Before the implementation of the training, the team asked
participants to fill out a questionnaire before and after the training, which was intended as input for the team to
find out the effectiveness of the material. Participants were asked to fill out a questionnaire before and after
conducting the training. The questionnaire consisted of 10 questions that were used to measure knowledge about an
increase before and after training. A fairly high percentage increase in answers was the question of the allocation
of education funds and the minimum amount of emergency funds they had.

Unduhan

Diterbitkan

2021-08-04 — Diperbaharui pada 2021-09-01

Versi