PEMBINAAN KETERAMPILAN MANAJERIAL PENGURUS YAYASAN KARMEL DENGAN KONSEP APPRECIATIVE INQUIRY

Penulis

  • Riwidya Tri Oktavia
  • Albertus Herwanta

DOI:

https://doi.org/10.37832/asawika.v7i01.85

Abstrak

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan di Yayasan Karmel. Permasalahan yang dihadapi adalah
kurangnya keterampilan manajerial pengurus yayasan, tata kelola organisasi yang belum optimal, menurunnya jumlah
murid, dan belum adanya rencana strategis jangka panjang, karena informasi terkait manajemen dan konsep strategi
yang dimiliki masih terbatas. Permasalahan tersebut memberikan indikasi bahwa yayasan masih perlu meningkatkan
keterampilan manajerialnya. Keterampilan manajerial merupakan kemampuan mengatur organisasi untuk mencapai
tujuan, yang meliputi kemampuan untuk menggali dan mengembangkan potensi yang ada. Hal ini sejalan dengan
konsep appreciative inquiry yaitu filosofi yang menunjukkan perubahan paradigma dalam keberlangsungan organisasi.
Peralihan pendekatan dari cara tradisional yang melihat kekurangan untuk menyelesaikan masalah kepada pendekatan
baru yang menggali kekuatan untuk mendesain ulang organisasi dengan tujuan agar organisasi dapat lebih
sustainable. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan (survei, pengajuan proposal, penyamaan persepsi, dan
penyusunan materi), tahap pelaksanaan (pemaparan materi dan diskusi), dan tahap evaluasi. Materi yang disampaikan
adalah manajemen dalam organisasi, konsep dasar appreciative inquiry, strategi transformasi, dan appreciative
inquiry dalam manajemen perubahan. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman dan keterampilan manajerial
pengurus yayasan dalam membuat rencana strategis dengan konsep appreciative inquiry yang ditunjukkan pada hasil
post test dan rencana tindak lanjut untuk menentukan konsep awal dalam strategi transformasi dengan terlebih dahulu
menggali setiap hal positif yang dimiliki yayasan.
Kata Kunci (keywords): keterampilan manajerial, appreciative inquiry
Abstract
This Community Service activity has been done in cooperation with Karmel Foundation. The foundation has been
serving in educational fields, from kindergarden to high schools for more than 90 years. The problems found were lack
of managerial skills of basic management, inadequate organizational governance, decreased number of students, no
long-term strategic plan, and limited knowledge regarding strategic management concepts. These problems indicated
that the foundation still needs to improve its managerial skills. Managerial skills are the ability to organize an
organization to achieve its goals, including the ability to explore and develop existing potential that in line with the
concept of Appreciative Inquiry (AI). AI is a philosophy that shows a paradigm shift in organizational sustainability. It
changes the approach from the traditional way that looks at shortcomings to solve problems to a new approach
viewpoint that explores organization’s strength to redesign and to make it more sustainable. This activity follows this
following steps. First, the preparation which includes survey, submission of proposals, common perceptions, and
material preparation. Second, the implementation that deals with material presentation and discussion. Finally, the
evaluation. The materials presented the activity were management in organizations, basic concepts of appreciative
inquiry, transformation strategies, and appreciative inquiry in change management. The result was an enhanced
understanding of managerial skills to make strategic plans based on the Appreciative Inquiry concept. It was
summarized from the post-test and the follow-up plans to determine the initial project in the transformation strategy by
first exploring every positive thing the foundation possesed.
Keyword): manajerial skills, appreciative inquiry

Unduhan

Diterbitkan

2022-06-23