IBM BALE RAKYAT PAMOTAN: PELATIHAN BAHASA INGGRIS UNTUK SEHARI-HARI

Main Article Content

Felik Sad Windu Wisnu Broto
Ounu Zakiy Sukaton

Abstract

Kabupaten Malang sedang berbenah diri untuk membangun image sebagai kabupaten yang memiliki destinasi wisata
terbaik di Jawa Timur. Salah satu destinasi wisata baru yang sedang dibangaun adalah Bale Rakyat Pamotan di Desa
Pamotan Kecamatan Dampit. Komunitas Bale Rakyat Pamotan lahir atas inisiatif warga masyarakat Desa Pamotan
yang ingin mengeksplorasi desninasi wisata di Desa Pamotan yang jumlahnya sangat banyak. Seperti pemandangan
terasering sawah yang menyerupai Ubud Bali, sungai yang begitu jernih dan alami, kelompok kesenian yang begitu
banyak dan rumah warga yang unik cocok untuk homestay. Pada bulan Oktober tahun 2019 Komunitas Bale Rakyat
Pamotan telah berhasil menyelenggarakan festival budaya yang dihadiri oleh wisatawan domestik dan mancanegara.
Salah satu persoalan yang muncul saat wisatawan mancanegara berkunjung adalah kemampuan komunikasi warga
Pamotan yang sangat rendah. Warga Pamotan tidak bisa melayani tamu asing dengan baik karena tidak mampu
berbahasa Inggris. Untuk menjawab persoalan ini, Tim Abdimas Universitas Ma Chung membuat program pengabdian
masyarakat melalui LPPM Universitas Ma Chung. Hasil dari pengabdian ini adalah: 1) Pelatihan bahasa Inggris bagi
warga Pamotan dengan metode workshop, dan 2) Pembuatan modul Percakapan Bahasa Inggris sehari-hari untuk buku
pegangan warga Pamotan.


Kabupaten Malang is improving itself to build an image as a district which provide the best tourist destinations in
East Java. One of the new tourist destinations that is being developed is Bale Rakyat Pamotan in Pamotan village,
Dampit. The Bale Rakyat Pamotan Community was born on the initiative of the Pamotan Village community members
who want to explore and promote various tourist destinations there, such as the view of rice terraces that resemble
Ubud Bali, the clear and natural rivers, as well as art groups and unique residents' houses suitable for homestays. In
October 2019, the Bale Rakyat Pamotan Community had successfully organized a cultural festival which was
attended by domestic and foreign tourists. One of the problems that arises when foreign tourists visit is the very low
communication ability of Pamotan residents in using English. Pamotan residents cannot serve foreign guests well
because they cannot speak English properly. To answer this problem, Ma Chung University Community Service Team
created a community service program through the Research and Community Service Department of Ma Chung
University. The results of this service are: 1) English language training for Pamotan residents using workshop
method, and 2) Making daily English Conversation modules for Pamotan residents' handbooks.

Article Details

How to Cite
Wisnu Broto, F. S. W., & Sukaton, O. Z. (2021). IBM BALE RAKYAT PAMOTAN: PELATIHAN BAHASA INGGRIS UNTUK SEHARI-HARI. ASAWIKA: Media Sosialisasi Abdimas Widya Karya, 5(02), 31–36. https://doi.org/10.37832/asawika.v5i02.50
Section
Articles

References

Anoraga, P. (2010). Psikologi kerja. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Alma, Buchari. (2012), Pengantar Bisnis, Bandung: Alfabeta

Budiono, (2018) Pintar Percakapan Bahasa Inggris, Jakarta: Bintang Indonesia

Holland, Joe. (1999), Analisis Sosial dan Refleksi Teologis, Yogyakarta: Kanisius

Hurlock, E. B. (1999). Psikologi Perkembangan Jilid 1. Jakarta: Erlangga

Sularto, Stanislaus. (2003), Visi Sosial Politik, Yogyakarta: Kanisius

Sutarto, Leo. (2017), English For Everday Speaking, Yogyakarta: Andi

Widarmi D Wijana, dkk. (2013). Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini, Jakarta: Penerbit

Universitas Terbuka.

Winda, Gunardi, dkk. (2013). Metode Pengembangan Perilaku dan Kemampuan Dasar

Anak Usia Dini, Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka

Most read articles by the same author(s)